Archive for June, 2010
Gempa di Papua telan dua korban jiwa.

Sedikitnya dua warga dilaporkan meninggal dunia setelah gempa beruntun di lepas pantai Papua.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan gempa terkuat terukur 7,1 pada skala Richter.
Gempa kuat tersebut terjadi sekitar 10.16 WIB Rabu (16/6). Situs BMKG kemudian menyebarkan peringatan ancaman tsunami.
Menurut pantauan BMKG, pusat gempa berada 123km di tenggara Biak di Provinsi Papua pada kedalaman sekitar 10km.
Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG Fauzi mengatakan kepada BBC bahwa peringatan bahaya tsunami sudah dicabut satu jam setelah gempa berkekuatan 7,1 tersebut.
Fauzi menambahkan gempa di dekat Biak itu didahului oleh foreshock berkekuatan 6,2 dan aftershock berkekuatan 5,3 dan 6,6.
Sejumlah laporan menyebutkan beberapa bangunan rusak dan ambruk di beberapa tempat yang dekat dengan pusat gempa, termasuk di Serui.
Tempat terparah
Aparat kepolisian Papua menyatakan Pulau Yapen menjadi tempat yang terkena dampak terparah akibat getaran gempa.
Kapolres Yapen AKBP Denny Siregar mengatakan kepada BBC bahwa sedikitnya 20 rumah rusak berat dan sebuah gereja ambruk.
Menurut Denny, dua korban tewas diduga tertimbun bangunan yang runtuh.
Dia menambahkan gempa kuat mendorong banyak warga keluar rumah dan langsung lari ke tempat yang lebih tinggi, sebagian lagi berkumpul di lapangan bola.
Yan Pieter Yarangga dari Pulau Biak mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa ratusan orang keluar dari rumah tidak lama setelag meraksan getaran gempa.
“Saya ikut lari. Saya takut akan ada gempa susulan,” kata Yarangga.
Warga beberapa daerah di Indonesia timur juga merasakan gempa. Sebelum gempa di Papua, Kota Palu, Sulawesi Tengah, diguncang gempa tektonik berkekuatan 5,3 Skala Richter (SR) pada Rabu pagi pukul 08.52 WITA.
Menurut laporan situs BMKG, gempa yang tidak berpotensi tsunami itu berpusat pada 1,44 Lintang Selatan dan 119,25 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.
Lokasi gempa sendiri terletak di 91 km di bagian barat daya Kota Palu.
Gempa tektonik berkekuatan 4,9 Skala Richter (SR) mengguncang Kota Ambon dan sekitarnya pada Rabu sekitar pukul 17.19 WIT.
Menurut Fauzi dari BMKG, gempa yang terasa di Palu, Sulawesi dan di sekitar Biak tidak saling terkait, meski dengan selang waktu berdekatan.